Tafakur akhir tahun

26 Des 2024

Tahun ini diawali dengan kabar perihal merger Tokopedia dengan ByteDance. Entah merupakan kabar menyenangkan atau kami, nakama, harus bersiap akan segala sesuatunya.

Tapi nampaknya awal tahun ini orang-orang bergembira akan iming-iming, meski tak sedikit pula yang mengeluh sisa cuti hangus dan tak diuangkan.

Dua quartal berlalu, desas-desus gelombang layoff ketiga Tokopedia mencuat di antara sekat-sekat ruang meeting, kabel HDMI yang pedhot, dan Sari Roti lantai 27 yang kerap ludes.

Di bulan Juni kabar itu pun terealisasi. Dampak terhadapku tak terelakkan lagi.

Sejujurnya, aku menyambut baik nasib ini. 8 Tahun di Tokopedia rasanya sudah cukup lama. Waktu yang cukup untuk menikmati rezim 2016 hingga orde yang kekinian, 2024, dengan segala cita rasanya.

Lalu kembali menyalakan spirit sebagai job hunter. Ada rasa antusias dan khawatir bercampur tanpa aduk.

"Kalau, kalau..." Begitulah.

Aku pun akhirnya bersahabat dengan ruang liminal.

Resume aku kirimkan kepada ratusan company baik dalam maupun luar negeri. Merasai betapa suka citanya ketika ada balasan surel memberitahu proses hiring tahap selanjutnya. Pun kecewanya ketika lamaran ditolak, di-ghosting.

Hal yang semestinya aku syukuri saat ini ialah, mendapatkan kembali pekerjaan dalam bidangku, Designer.

Sebuah euforia yang nyaris 9 tahun ini tak kurasakan semenjak bergabung dengan Tokopedia. Sebuah health company Australia mengizinkanku untuk bergabung, remotely.

Hal lain yang harus aku syukuri ialah;

Yes. Tengah tahun ini putriku mulai masuk TK. Beruntungnya aku bisa mengantarkannya di hari pertama sekolah. Kemudian, hampir setiap hari, selama semester terakhir ini aku dapat mengantar-jemputnya sekolah.

O ya, berkah dari kena layoff aku bisa membeli rumah tahun ini.

Alhamdulillah.

:)

Kalau tertarik, sila tulis surel agar tulisan terbaru bisa aku kirim langsung ke inbox-mu.


© 2009 - 2025 Arif
Borobudur, Indonesia