Dua kata sederhana namun kadang bisa menjadi berat untuk diucapkan. Hal kecil namun bermakna besar yang luput dari perhatian, misalnya:
- Terima kasih untuk penjaga warteg yang mengambilkan makan.
- Terima kasih untuk sopir angkot yang karenanya setiap hari kita bisa sampai di kantor untuk melakukan kerjaan.
- Terima kasih untuk satpam yang membukakan pintu di kantor.
- Terima kasih untuk kurir yang mengantarkan barang sampai ke tempat tujuan.
- Terima kasih untuk mbak-mbak laundry.
- Terima kasih untuk [insert_yours_here].
Ada seorang kawan di Jogja yang gemar sekali berterima kasih kepada siapapun yang dia anggap telah membantunya bahkan dalam kecil sekalipun.
Saya pikir-pikir tak ada ruginya juga untuk sekedar ucapkan terima kasih kepada orang lain. Justru dengan begitu membuat kita lebih memiliki value, bukan?
