Wang Sinawang

14 Des 2024
Wang Sinawang

Apesnya adalah, starting point kita tak sama. Bisa saja kamu berlatar kecukupan, pun bisa kekurangan.

Nyaris setiap hari kita disuguhi fragmen hidup kawan-kawan berupa foto, video, atau kisah yang tampak sempurna. Entah itu liburan di negari nan jauh, atau pencapaian karir yang gemilang. Semuanya terasa sebagai parade kesuksesan yang kerap membuat iri.

Tapi apakah realitasnya sungguh demikian?

Bisa jadi, kawan yang tampak bahagia dengan semuanya itu tengah menghadapi masalah yang tak tersorot. Kolega yang terlihat mentereng dengan promosi barunya bisa jadi mempertaruhkan hal yang kita tak mengetahuinya.

Yang menakutkan adalah kita terjebak pada sebuah kecenderungan untuk membandingkan diri dengan orang lain.

Efeknya? Rasa minder, kecemasan, dan bahkan depresi.

Aku lupa redaksi tepatnya, tapi Mbah Sahid, guru mengajiku semasa kanak dulu, pernah berkata:

"Apa yang kita miliki hari ini, sekecil apa pun, mungkin adalah hal yang diimpikan orang lain. Kebahagiaan bukanlah tentang memiliki segalanya, tetapi tentang menghargai apa yang sudah ada."

Kalau tertarik, sila tulis surel agar tulisan terbaru bisa aku kirim langsung ke inbox-mu.


© 2009 - 2025 Arif
Borobudur, Indonesia